BWI Sumbar Komitmen Memperkuat Pengelolaan Wakaf Produktif di Lingkungan Pendidikan Tinggi

0
120

Bukittinggi,-Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengelolaan wakaf produktif di lingkungan pendidikan tinggi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilakukan ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Djamil Djambek Bukittinggi dalam rangka rencana pembentukan Lembaga Wakaf UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi.(Kamis, 18/12/25).

Kunjungan ini diwakili langsung oleh Ketua Badan Pelaksana BWI Sumatera Barat, H. Yufrizal, S.Ag., M.HI., bersama Lembaga Kenazhiran PBWI Sumbar yang diwakili oleh Dr. Muslimah, M.Ag. Kehadiran mereka menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara BWI dan institusi pendidikan tinggi Islam untuk mengoptimalkan potensi wakaf sebagai pilar kemandirian umat.

Rombongan BWI Sumbar disambut hangat oleh Wakil Rektor II UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Iiz Izmudin, MA. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaborasi, mencerminkan kesamaan visi dalam mengembangkan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan penguatan institusi pendidikan Islam.

Dalam koordinasi tersebut, BWI Sumbar menyampaikan pentingnya pembentukan lembaga wakaf di lingkungan kampus sebagai wadah profesional dan berkelanjutan dalam mengelola aset wakaf. Wakaf tidak hanya dipahami sebagai ibadah sosial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung pengembangan akademik, riset, serta kesejahteraan sivitas akademika.

H. Yufrizal menegaskan bahwa kehadiran lembaga wakaf di perguruan tinggi merupakan langkah maju dalam menjawab tantangan kemandirian lembaga pendidikan Islam. Melalui pengelolaan wakaf yang amanah, transparan, dan produktif, kampus dapat menjadi pusat lahirnya inovasi wakaf yang berdampak luas bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Muslimah menyampaikan bahwa peran nazhir yang profesional menjadi kunci keberhasilan pengelolaan wakaf. Ia berharap UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perguruan tinggi lain di Sumatera Barat dalam mengembangkan wakaf berbasis kelembagaan dan keilmuan.

Sementara itu, Prof. Dr. Iiz Izmudin menyambut baik rencana pembentukan Lembaga Wakaf UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi dan menyatakan kesiapan pihak kampus untuk menindaklanjuti koordinasi tersebut. Diharapkan, kolaborasi antara BWI Sumbar dan UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi ini dapat melahirkan ekosistem wakaf yang kuat, produktif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan serta kesejahteraan umat di masa depan.
By. Muhammad Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here