BWI Sumbar Gelar Konsolidasi Penguatan Lembaga dengan Kanwil Kemenag: Implementasi SE Menteri Agama No. 5 Tahun 2024

0
208

PADANG- Dalam upaya memperkuat tata kelola wakaf di Sumatera Barat, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sumatera Barat di bawah kepemimpinan H. Yufrizal, S.Ag., M.H.I., menggelar pertemuan strategis dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang bertajuk Konsolidasi Penguatan Lembaga ini menjadi momentum penting dalam mengimplementasikan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 5 Tahun 2024.

Ketua Umum BWI Sumbar, H. Yufrizal, S.Ag., M.H.I., didampingi Sekretaris Umum Taufik Arsani, S.Ag., dan Bendahara Umum Muhammad Yunus, M.Sos,pengurus yang diwakili oleh Ketua BWI hadir langsung di Kanwil Kemenag Sumbar untuk melakukan audiensi dengan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat, dan Wakaf (Kabidpenaiszawa), Dr. H. Abrar Munanda, M.Ag. Pertemuan yang berlangsung hangat ini menandai komitmen bersama dalam memajukan pengelolaan wakaf produktif di ranah Minang.

“Konsolidasi ini sangat penting untuk memastikan sinergi antara BWI Sumbar dengan Kemenag dalam mengawal implementasi kebijakan menteri,” ujar H. Yufrizal membuka pembicaraan. Menurutnya, Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2024 memberikan arah baru yang lebih komprehensif dalam pengelolaan wakaf, sehingga memerlukan koordinasi intensif antara semua pemangku kepentingan.

Dr. H. Abrar Munanda, M.Ag., menyambut positif inisiatif BWI Sumbar dalam memperkuat kelembagaan. Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenag Sumbar siap memberikan dukungan penuh, baik dari segi regulasi, pembinaan, maupun fasilitasi program-program wakaf produktif. “Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif BWI Sumbar. Ini menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem wakaf yang sehat dan berdaya guna,” katanya dengan penuh antusias.

Dalam diskusi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, berbagai poin strategis dibahas secara mendalam. Mulai dari pemetaan aset wakaf yang belum terdata, pengembangan wakaf produktif, hingga pemberdayaan nazhir profesional menjadi agenda prioritas yang disepakati bersama. Sekretaris Umum Taufik Arsani mencatat setiap rekomendasi dengan cermat untuk ditindaklanjuti dalam program kerja BWI Sumbar ke depan.
Selanjutnya Yufrizal juga turut memaparkan aspek pengelolaan keuangan dan akuntabilitas lembaga wakaf. Ia menekankan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam mengelola dana wakaf agar kepercayaan masyarakat terus meningkat. “Kita harus memastikan setiap rupiah wakaf dikelola dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi umat,” tegasnya.

Pertemuan ini juga membahas strategi sosialisasi SE Menteri Agama kepada para nazhir dan lembaga wakaf di seluruh Sumatera Barat. BWI Sumbar berencana menggelar serangkaian workshop dan bimbingan teknis untuk memastikan semua pihak memahami dan mampu mengimplementasikan regulasi terbaru dengan optimal. Kolaborasi dengan Kanwil Kemenag akan memperkuat jangkauan dan efektivitas program sosialisasi tersebut.

Dr. H. Abrar Munanda menekankan bahwa wakaf memiliki potensi besar untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. Dengan jumlah aset wakaf yang terus bertambah, pengelolaan yang profesional dan produktif menjadi kunci utama. “Wakaf bukan hanya soal tanah dan bangunan, tetapi bagaimana kita mengembangkannya menjadi sumber kesejahteraan berkelanjutan,” jelasnya.

Sebagai penutup, kedua belah pihak menyepakati untuk bersama-sama memantau dan mengevaluasi implementasi SE Menteri Agama di tingkat provinsi. Tim ini akan bertemu secara berkala untuk memastikan semua program berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. H. Yufrizal mengungkapkan optimismenya bahwa dengan konsolidasi ini, BWI Sumbar akan semakin solid dalam menjalankan amanah.

Konsolidasi Penguatan Lembaga yang digelar hari ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah strategis menuju transformasi pengelolaan wakaf di Sumatera Barat. Dengan kepemimpinan yang visioner dan dukungan penuh dari Kementerian Agama, masa depan wakaf produktif di ranah Minang tampak semakin cerah dan menjanjikan. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi kemaslahatan umat.
By. Muhammad Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here