Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Sijunjung melakukan kunjungan kerja ke kantor BWI Sumatera Barat pada Selasa (21/1/2025) di Kota Padang. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan membahas program pengembangan wakaf di wilayah Kabupaten Sijunjung.
Rombongan BWI Sijunjung dipimpin langsung oleh Ketua H. Edwin Suprayogi yang juga menjabat sebagai asisten Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris BWI Sijunjung, Joharudin, yang juga bertugas sebagai Penyelenggara Zakat Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, serta Bendahara BWI Sijunjung, Yasnimawati.
Kedatangan rombongan BWI Sijunjung disambut langsung oleh jajaran pengurus BWI Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris BWI Sumbar H. Yufrizal, S.Ag., M.H.I. dan Bendahara Umum Dr. Muslimah, S.THi, M.Ag. Pertemuan ini menandai langkah konkret dalam upaya pengembangan potensi wakaf di Kabupaten Sijunjung.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai berbagai program kerja dan strategi pengembangan wakaf yang akan diimplementasikan di Kabupaten Sijunjung. Pembahasan mencakup aspek pengelolaan, pengembangan, dan optimalisasi aset wakaf yang ada di wilayah tersebut.
H. Edwin Suprayogi dalam sambutannya menyampaikan komitmen BWI Sijunjung untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan wakaf di wilayahnya. Sebagai Ketua BWI Sijunjung sekaligus asisten Pemda, beliau menekankan pentingnya sinergitas antara lembaga wakaf dengan pemerintah daerah.
Sementara itu, Sekretaris BWI Sumbar H. Yufrizal menyambut baik inisiatif BWI Sijunjung dalam melakukan koordinasi dan konsultasi ini. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk keseriusan BWI Sijunjung dalam mengembangkan potensi wakaf di daerahnya.
Dr. Muslimah selaku Bendahara Umum BWI Sumbar turut memberikan masukan dan arahan terkait pengelolaan keuangan dan aset wakaf yang baik dan profesional. Hal ini dianggap penting untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan wakaf.
Joharudin, yang juga menjabat sebagai Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Kabupaten Sijunjung, mengungkapkan bahwa pertemuan ini memberikan pencerahan baru dalam upaya pengembangan wakaf di Sijunjung. Integrasi program antara BWI dan Kemenag diharapkan dapat mempercepat pengembangan wakaf di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, kedua lembaga juga membahas rencana program-program inovatif dalam pengembangan wakaf produktif. Hal ini sejalan dengan upaya modernisasi pengelolaan wakaf yang dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di kantor BWI Sumbar ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil pembahasan dalam bentuk program kerja yang konkret. Kedua lembaga sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi intensif demi tercapainya tujuan pengembangan wakaf yang optimal di Kabupaten Sijunjung.
By. My.



